Kebijakan Privasi
Terakhir diperbarui: 28 Juli 2026
Kebijakan ini menjelaskan data apa yang seller.id kumpulkan, buat apa dipakai, dikirim ke siapa, disimpan berapa lama, dan hak apa yang kamu punya atas data itu. Berlaku buat penjual (seller) yang punya akun seller.id dan buat pembeli yang belanja di storefront yang dibuat pakai seller.id.
1. Siapa yang mengendalikan data
Ada dua lapisan, dan penting membedakannya:
- Data akun seller. Buat data akunmu sendiri — nama, email, pengaturan toko, koneksi Meta — seller.id bertindak sebagai pengendali data.
- Data pembeli. Buat data pembeli yang masuk lewat checkout tokomu, seller-lah pengendali datanya dan seller.id memproses data itu atas nama seller sebagai prosesor.
Artinya, kalau kamu pembeli dan mau menghapus atau mengoreksi datamu, titik awalnya adalah penjual tempat kamu belanja. Kami bantu penjual memenuhi permintaan itu secara teknis.
2. Data seller yang kami kumpulkan
- Identitas akun: nama, alamat email, password dalam bentuk terenkripsi satu arah (hash).
- Data toko: nama toko, subdomain atau domain kustom, logo, template storefront, tarif ongkos kirim.
- Katalog: produk, harga, stok, foto.
- Pengaturan notifikasi: alamat email notifikasi, chat id Telegram, nomor WhatsApp — kalau kamu mengaktifkannya.
- Kredensial integrasi: token akses Meta, id akun iklan, id Pixel. Token disimpan terenkripsi dan tidak pernah kami tampilkan lagi setelah tersimpan.
- Data teknis: alamat IP, jenis peramban, waktu akses, dan catatan aktivitas seperlunya untuk keamanan dan pemecahan masalah.
Kami tidak menyimpan nomor kartu, CVV, PIN, atau kredensial perbankan apa pun. Semua data pembayaran ditangani langsung oleh Midtrans di halaman miliknya.
3. Data pembeli yang dikumpulkan lewat toko
Saat pembeli checkout di storefront seller.id, yang tersimpan adalah:
- nama, nomor telepon, alamat pengiriman, dan alamat email;
- rincian pesanan: barang, jumlah, harga saat beli, ongkos kirim, total;
- pilihan kurir dan layanan, serta nomor resi kalau sudah dikirim;
- status pembayaran dan metode pembayaran yang dilaporkan Midtrans (misalnya "Transfer VA BCA") — tanpa nomor kartu atau nomor rekening;
- isi keranjang belanja yang disimpan sementara di sesi peramban.
Email pembeli wajib diisi karena dipakai mengirim bukti pembayaran dan informasi pengiriman. Nomor telepon dipakai penjual untuk mengurus pengiriman, dan dipakai pembeli sendiri untuk membuka halaman lacak pesanan (kode pesanan + nomor telepon).
Pembeli tidak perlu membuat akun, dan kami tidak membuatkannya.
4. Cookie, Meta Pixel, dan Conversions API
Cookie yang kami pakai sendiri
- Cookie sesi — menjaga isi keranjang belanja dan status login seller. Tanpa ini layanannya nggak bisa jalan.
- Cookie CSRF — melindungi form dari pengiriman palsu.
- Cookie "ingat saya" — hanya kalau seller mencentangnya di halaman masuk.
Kami tidak memasang cookie iklan milik kami sendiri.
Meta Pixel
Kalau seller menghubungkan akun Meta-nya, seller.id memasang Meta Pixel di storefront toko itu. Pixel adalah kode dari Meta yang membaca kunjungan halaman, produk yang dilihat, penambahan ke keranjang, dan pembelian — lalu mengirimnya ke Meta bersama pengenal peramban dan alamat IP. Meta memakai data itu untuk mengukur dan menargetkan iklan, sesuai kebijakan privasi Meta sendiri.
Conversions API
Untuk pembelian yang berhasil, seller.id juga mengirim event Purchase ke Meta Conversions API dari sisi server. Isinya nilai transaksi, mata uang, id produk, dan pengenal pembeli yang di-hash SHA-256 lebih dulu — email dan nomor telepon tidak pernah dikirim dalam bentuk aslinya. Setiap event diberi id unik supaya Meta bisa menggabungkannya dengan event Pixel dan nggak menghitung dobel.
Kalau seller belum menghubungkan Meta, tidak ada Pixel dan tidak ada kiriman ke Meta sama sekali.
5. Data iklan yang kami tarik dari Meta
Untuk toko yang terhubung, kami menarik data performa iklan dari Meta Marketing API: nama kampanye, ad set, dan iklan; belanja iklan; jumlah tayangan, klik, dan konversi; serta metrik turunan seperti ROAS dan CPA. Data ini gabungan (agregat) di tingkat kampanye — kami tidak menerima daftar orang yang melihat atau mengklik iklanmu.
Data itu dipakai untuk menampilkan grafik di Ads Center dan sebagai bahan usulan AI (misalnya "jeda iklan ini karena ROAS 0,8 selama 2 hari").
6. Dasar dan tujuan pemrosesan
Menurut UU No. 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi, dasar pemrosesan yang kami pakai adalah:
- Pelaksanaan perjanjian — memproses akun seller, pesanan, pembayaran, dan pengiriman. Tanpa data ini layanannya nggak bisa diberikan.
- Kewajiban hukum — menyimpan catatan transaksi sepanjang diwajibkan aturan perpajakan dan perdagangan elektronik.
- Kepentingan sah — keamanan sistem, pencegahan penipuan, pencegahan penyalahgunaan, dan perbaikan layanan.
- Persetujuan — untuk hal yang kamu nyalakan sendiri: menghubungkan akun Meta (dan dengan itu Pixel serta Conversions API), notifikasi Telegram atau WhatsApp, dan eksekusi otomatis usulan AI. Persetujuan ini bisa kamu tarik kapan saja lewat halaman Pengaturan.
Kami tidak menjual data pribadi siapa pun, dan tidak memakai data pembeli satu toko untuk kepentingan toko lain.
7. Pemrosesan oleh AI
seller.id memakai model bahasa dari penyedia pihak ketiga (misalnya Anthropic, OpenAI, atau Google, tergantung konfigurasi yang aktif) untuk dua hal: menuliskan penjelasan usulan iklan dalam bahasa manusia, dan membantu menyusun materi iklan.
Yang dikirim ke penyedia AI adalah data kampanye dan metrik iklan beserta nama produk — bukan data pribadi pembeli. Nama, alamat, telepon, dan email pembeli tidak pernah dikirim ke penyedia AI.
Tidak ada keputusan yang berdampak hukum pada seseorang yang diambil sepenuhnya otomatis oleh AI. Usulan yang menyangkut uang iklanmu masuk ke inbox persetujuan, kecuali kamu sendiri yang mengaktifkan eksekusi otomatis beserta batas anggarannya.
8. Pihak ketiga yang menerima data
Data dibagikan seperlunya ke pihak berikut, masing-masing dengan kebijakan privasinya sendiri:
- Midtrans (PT Midtrans) — pemroses pembayaran. Menerima nama, email, telepon, rincian pesanan, dan jumlah tagihan untuk membuat transaksi pembayaran, serta mengirim struk ke email pembeli.
- Meta Platforms — menerima data event Pixel dan Conversions API (pengenal pembeli dalam bentuk hash, nilai transaksi, id produk), serta data koneksi akun iklan.
- Penyedia model AI — menerima data kampanye, metrik iklan, dan nama produk seperti dijelaskan di bagian 7.
- Kurir pengiriman — nama, alamat, dan nomor telepon penerima diserahkan oleh seller ke kurir yang dipilih pembeli. Halaman lacak yang kami tampilkan cuma mengarahkan ke situs kurir dengan nomor resi; kami tidak mengirim data pembeli ke kurir secara otomatis.
- Penyedia infrastruktur dan email — server, basis data, dan layanan pengiriman email transaksional, sebatas yang dibutuhkan supaya layanannya jalan.
- Telegram / WhatsApp — hanya kalau seller mengaktifkan notifikasi lewat kanal itu, sebatas isi pesan notifikasinya.
Sebagian pihak di atas memproses data di luar Indonesia. Untuk transfer seperti itu kami mengandalkan perlindungan yang disediakan penyedia bersangkutan sesuai ketentuan Pasal 56 UU PDP.
Kami juga bisa membuka data kalau diwajibkan hukum atau perintah pengadilan yang sah.
9. Penyimpanan dan keamanan
Langkah pengamanan yang kami terapkan antara lain:
- koneksi terenkripsi (HTTPS/TLS) untuk semua lalu lintas;
- password disimpan sebagai hash satu arah, tidak pernah dalam bentuk aslinya;
- token akses Meta disimpan terenkripsi dan tidak pernah ditampilkan ulang;
- pemisahan data antar toko (setiap baris data terikat ke satu toko) yang dipaksakan di lapisan aplikasi;
- verifikasi tanda tangan pada notifikasi masuk dari Midtrans dan Telegram;
- pembatasan laju (rate limit) di halaman masuk, reset password, dan lacak pesanan supaya tidak bisa ditebak paksa.
Nggak ada sistem yang sepenuhnya aman. Kalau terjadi kebocoran data pribadi, kami akan memberitahukan pihak yang terdampak dan otoritas yang berwenang paling lambat 3x24 jam sejak diketahui, sesuai UU PDP.
10. Berapa lama data disimpan
- Data akun dan toko — selama akunmu aktif, lalu paling lama 90 hari setelah akun ditutup, sebelum dihapus atau dianonimkan.
- Data pesanan — sampai 5 tahun, mengikuti kewajiban pembukuan dan perpajakan, kecuali hukum mewajibkan lebih lama.
- Catatan notifikasi dan log teknis — sampai 12 bulan, untuk audit dan pemecahan masalah.
- Metrik iklan — sampai 24 bulan, supaya perbandingan antar periode masih mungkin.
- Token akses Meta — dihapus segera setelah koneksi diputus.
11. Hak kamu atas datamu
Sesuai UU PDP, kamu berhak untuk:
- mengetahui data apa tentang kamu yang kami proses dan buat apa;
- meminta salinan datamu dalam format yang bisa dibaca mesin;
- membetulkan data yang keliru atau nggak lengkap;
- meminta penghapusan data yang sudah nggak diperlukan;
- menarik persetujuan yang pernah kamu berikan (misalnya koneksi Meta atau notifikasi);
- menolak atau membatasi pemrosesan tertentu;
- mengajukan keberatan dan menuntut ganti rugi atas pelanggaran pelindungan data.
Kirim permintaannya ke support@seller.id. Kami usahakan menjawab paling lambat 14 hari kerja. Kami mungkin perlu memastikan identitasmu dulu sebelum memproses permintaan yang menyangkut data pribadi.
Kalau kamu pembeli, hubungi dulu penjual tempat kamu belanja — dia pengendali datanya. Kalau nggak dapat tanggapan, kamu boleh hubungi kami dan kami akan meneruskan serta membantu secara teknis.
12. Anak di bawah umur
seller.id bukan layanan untuk anak. Akun seller hanya boleh dibuat orang yang sudah cakap hukum. Kalau kami tahu ada data anak yang terkumpul tanpa persetujuan orang tua atau wali, kami hapus.
13. Perubahan kebijakan
Kebijakan ini bisa berubah kalau layanannya berubah atau aturannya berubah. Perubahan yang berdampak besar kami beritahukan lewat email ke alamat akunmu dan/atau pemberitahuan di dalam aplikasi sebelum berlaku. Tanggal revisi terakhir selalu tercantum di bagian atas halaman ini.
14. Kontak
Pertanyaan, permintaan atas data, atau keberatan soal privasi bisa dikirim ke support@seller.id.
Syarat pemakaian layanannya ada di Syarat & Ketentuan.